HUT KORPRI Harus Jadi pemicu dan Pemacu Semangat

Samarinda — Sekda Provinsi Kaltim sekaligus Ketua DP Korpri Provinsi Kaltim HM Sa’bani mengikuti upacara HUT Korpri ke-49 Tahun 2020 secara virtual di Ruang Rapat Kantor BKD Kaltim, Minggu, (29/11/2020).

Hadir mendampingi, Asisten Pemerintahan dan Kesra M Jauhar Efendi, Asisten Perekonomian dan Adbang Abu Helmi, Asisten Adminstrasi Umum Fathul Halim, Kepala BKD Diddy Rusdiansyah, Kepala BPKAD HM Sa’aduddin, Kepala Disperindagkop UKM HM Yadi Robyan Noor, Kepala Dinsos Agus Hari Kesuma, Kepala Disnakertrans Suroto dan Kepala Biro Hukum Rozani Erawadi.

Upacara dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta. Hadir Ketua Umum DP Korpri Nasional Zudan Arief Fakhrulloh serta jajaran DPN Korpri dan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju.

HUT bertema Korpri Berkontribusi, Melayani dan Mempersatukan Bangsa diikuti jajaran kepengurusan DP Korpri seluruh Indonesia dirangkai Doa Bersama Untuk Bangsa (perwakilan masing-masing agama) ditutup doa secara Islam oleh Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, diwakili Menteri Agama RI Fachrul Razi.

Momentum HUT ini, menurut Sa’bani, harus dijadikan pemicu dan pemacu semangat anggota Korpri selaku ASN untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitas agar mampu berkiprah dalam pembangunan dan melayani masyarakat.

“Tidak merengek-rengek meminta sesuatu yang belum saatnya,” kata Sa’bani.

Pada prinsipnya, lanjut Sa’bani, pemerintah dan pimpinan sudah melihat serta memiliki pemahaman tersendiri terhadap kinerja seorang ASN.
Termasuk, peningkatan kesejahteraan para abdi negara dan pelayan masyarakat agar semakin produktif dan melayani.

Tidak kalah pentingnya, Sa’bani mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjunjung tinggi netralitas di masa Pilkada saat ini hingga saat mendatang.

“Jangan terpengaruh siapa pun dia yang ikut Pilkada. Tetap pada posisi netral,” pesan Sa’bani.

Roadmap Reformasi Birokrasi

Surabaya – Hari kedua Pembahasan dan Sosialisasi Draf Road Map Reformasi Birokrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dibuka Plt Kepala Biro Organisasi, Rozani Erwadi, sekaligus memberikan arahan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Holiday Inn Express, Surabaya dan diikuti delapan pemangku area perubahan yang juga berlangsung secara virtual zoom meeting, pada Sabtu (21/11/2020).

Dalam arahannya, Rozani Erawadi mengingat beberapa hal yang menjadi catatan penting pada pertemuan hari ini. Roadmap sendiri harus sesuai dengan RPJMD, dimana target yang diinginkan tahun 2020 (70,50) kualifikasi B dan tahun 2024 (74,50) kualifikasi B.

Penting bagi Perangkat Daerah untuk menyelaraskan program Reformasi Birokrasi dengan program jangka menengah dan tahunan instansi. Untuk itu diperlukan peninjauan beberapa aspek.

Diantaranya, Kebijakan Reformasi Birokrasi, Area perubahan sebagai komponen pengungkit program Reformasi Birokrasi, Implementasi program Reformasi Birokrasi di Pemerintah Provinsi Kaltim, serta ketercapaian sasaran melalui indikator atau alat ukur masing-masing.

“Tahun ini merupakan tahun kedua dari RPJMD, Target ini harus sesuai dengan RPJMD dan mudah-mudahan angka tersebut tercapai, dan pada hari ini merupakan kesempatan untuk berdiskusi, berkaitan dengan baseline data-data yang dihasilkan dari hasil evaluasi RB sejak 2019 dan saran masukan baseline tahun 2020” ujarnya.

Berbagai masukan berkaitan kemanjuan yang telah dilaksanakan disamai kan masing-masing Perangkat Daerah yang merupakan pemangku area perubahan, meliputi Manajemen Perubahan, Peraturan Perundang-undangan, Penataan dan Penguatan Organisasi, Tata Laksana, Manajemen SDM, Pengawasan dan Pelaksanaan Publik.

Setelah progress area pemangku disampaikan, Rozani mengingatkan kembali untuk memulai perubahan bisa dilakukan dari hal-hal kecil, misalnya dimasa pandemi Covid-19. Diharapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE justru bisa lebih maju, misalnya tanda tangan Surat Keputusan pada BKD, PTSP bisa dilakukan secara digital (humasprovkaltim)

Covid Belum Berakhir

Samarinda — Kesembuhan dari kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Benua Etam terus bertambah. Ini sesuai angka kasus sembuh per 19 November 2020 bertambah 239 sehingga total sembuh 15.083 kasus.

Meski bertambah kasus sembuh, tapi kasus terkonfirmasi Covid-19 juga terus meningkat. Dimana, terkonfirmasi positif bertambah 131 dengan total 17.728 kasus.

“Wabah ini belum berakhir,  Karena itu, mari bersama-sama menjaga kesehatan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim H Andi Muhammad Ishak, Kamis (19/11/2020).

Menjaga kesehatan, lanjut Andi Muhammad Ishak, yaitu konsumsi makanan yang bergizi, buah-buahan, rutin berolahraga serta istirahat yang cukup.

Selain itu, pemerintah meminta masyarakat mematuhi Protokol Kesehatan, selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman dan memakai masker.

Menurut Andi Muhammad Ishak, penambahan kasus sembuh ini seharusnya menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin semangat mengikuti anjuran pemerintah menjalankan Protokol Kesehatan.

“Alhamdulillah kasus sembuh terus bertambah. Tapi, kita tetap harus waspada, karena kasus positif masih terjadi,” ujarnya lagi mengingatkan.

Perkembangan Covid-19, Kamis per 19 November, kasus positif bertambah 131 dengan total 17.728 kasus. Sembuh bertambah 239 atau total 15.083 kasus. Pasien dirawat 114 kasus (total 2.100) dan meninggal bertambah enam kasus atau total 545 kasus.

Musda Korpri, ASN Harus Kreatif dan Inovatif

Samarinda — Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX Korpri Kaltim dipusatkan di Kantor BKD Kaltim, secara virtual dan langsung, Rabu (18/11/2020).

Hadi Mulyadi mengingatkan peran ASN sangat besar dalam mendukung program kerja Kepala Daerah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Apalagi saat ini perekonomian Negara dalam kondisi kurang baik. Karena itu, diperlukan ASN yang kreatif dan inovatif.

“Kita berharap Korpri Kaltim mampu membangun ASN yang kreatif dan inovatif. Apalagi ditengah pandemi covid. Begitu juga ketika tidak ada pandemi, sehingga mampu bersama-sama menyukseskan kesejahteraan rakyat,” kata Hadi.

Kreatif dan inovatif penting dimiliki seluruh ASN agar mampu bekerja dengan profesional sesuai program yang telah ditetapkan dan targetkan.

Jadi ASN jangan malas atau koler (bahasa Banjar), sehingga penuh semangat dalam bekerja.
“Jadi ASN jangan baroko daras tapi begawi koler (merokok kuat bekerja malas). Ini yang harus dibina dan dimotivasi pimpinan ASN, khususnya Pengurus Korpri Kaltim,” jelasnya.

Ke depan Pemprov Kaltim berupaya meningkatkan kesejahteraan ASN. Asalkan ASN terus berjuang dan semangat bekerja membangun daerah.

“Semoga kondisi Negara kita dapat kembali normal seiring berakhirnya pandemi Covid-19,” harapnya.

Hadir dalam Musyawarah Daerah IX Korpri Kaltim di Kantor BKD, Asisten Administrasi Umum H Fathul Halim, Kepala BKD Diddy Rusdiansyah, Karo Hukum Rozani Erawadi dan mantan Pj Sekprov Kaltim Hj Meiliana.

DKP3A Kaltim Selaraskan Program Kegiatan Antar OPD

Samarinda — Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim menggelar Rapat Forum Perangkat Daerah / Lintas Perangkat Daerah Koordinasi Capaian Kinerja Program Kegiatan Tahun 2021, berlangsung secara virtual, Senin (16/11/2020).

Plt Kepala Dinas KP3A Kaltim Zaina Yurda mengatakan, Rapat Forum Perangkat Daerah DKP3A Kaltim bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah dengan usulan program dan kegiatan hasil Musrenbang RKPD untuk menyempurnakan rancangan awal Renja perangkat daerah. Selain itu, mempertajam indikator serta target kinerja program dan kegiatan perangkat daerah sesuai dengan tugas dan fungsi.

“Menyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran prioritas dan fokus pembangunan daerah sesuai dengan kewenangan dan mensinergikan rancangan program dan kegiatan perangkat daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi Kaltim serta menyesuaikan kebutuhan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif perangkat daerah,” ujarnya.

Yurda menambahkan, sasaran strategi DKP3A antara lain meningkatnya perlindungan perempuan dan anak terhadap kasus KDRT. Meningkatnya implementasi kebijakan pengarusutamaan gender (PUG) dalam pembangunan, Meningkatnya layanan administrasi kependudukan, terkendalinya laju pertumbuhan penduduk dan meningkatnya pemanfaatan data gender dan anak.

Kegiatan ini diikuti OPD terkait dan Dinas PPPA se Kaltim. Hadir menjadi narasumber Kasudbid Kesra Bappeda Kaltim Andrie Asdi. (dkp3akaltim/rdg)

Harus Serius

Samarinda — Pemerintah dengan segala upaya secara optimal terus melakukan langkah antisipasi dan pencegahan penyebaran dan penularan virus corona (Covid 19) di Kaltim.

Diakui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak bahwa penyebaran virus masih cukup masif. Ditandai belum menurunnya angka terkonfirmasi, sebaliknya pasien positif Covid-19 ikut bertambah.

Karenanya, penerapan protokol kesehatan menjadi jalan utama agar penyebaran dan penularan virus bisa terkurangi. Sebab, kedisiplinan masyarakat masih rendah bahkan tidak sedikit mengabaikannya.

“Jaga jarak aman, selalu pakai masker dan cuci tangan pakai sabun atau handsanitazer menjadi kebiasaan baru yang harus terus dilakukan masyarakat secara serius,” jelas Andi Muhammad Ishak, Jumat (13/11/2020).

Baginya, protokol kesehatan harus benar-benar ditegakkan dan dipahami masyarakat secara baik dan benar, sehingga tidak menjadi beban tapi upaya menyelamatkan dan melindungi diri.

Terlebih lagi, ungkapnya, tidak bisa dipungkiri kalau transmisi lokal sudah terjadi di tengah masyarakat. Dan kondisi semakin sulit tanpa keseriusan dan dukungan masyarakat.

Hari ini, sebutnya, angka kesembuhan cukup tinggi mencapai 83,6 atau 340 kasus, sehingga total sembuh 13.933 kasus.

Namun angka kasus terkonfirmasi 477,7 dari 100.000 penduduk. Sebab, ada penambahan positif 277 kasus, sehingga total 16.661 kasus. Sementara meninggal tambah satu kasus (total 519 kasus)

Update Jumat per 13 November 2020, suspek 105.741 kasus (tambah 1.742 kasus), discarded/suspek negatif 87.935 kasus (tambah 372 kasus), probable 28 kasus, proses 1.117 kasus dan dirawat 2.209 kasus.(humasprovkaltim)

Keterbatasan Bukan Penghalang

Samarinda — Gubernur Kaltim H Isran Noor menegaskan visi dan misi Kaltim yang tertuang dalam RPJMD 2019-2023 dibangun dengan optimisme yang rasional sebagai modal memacu semangat pembangunan.

Sukses akan diraih, lanjutnya, jika semua bersama-sama berjuang dengan kerja keras, bekerja tuntas, punya komitmen dan motivasi untuk maju dengan dedikasi dan rasa tanggung jawab tinggi.

“Saya yakin tidak ada alasan keterbatasan menjadi penghalang bagi menyukseskan pembangunan,” tegas Isran Noor saat membuka Sosialisasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) bagi seluruh kepala Perangkat Daerah dan Pejabat Eselon III di lingkungan Pemprov Kaltim di Ruang Haert Of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (12/11/2020).

Kepada pimpinan perangkat daerah dan pejabat eselon III, Isran Noor meminta agar mampu dan segera beradaptasi di era industri 4.0 dan konsep sociaty 5.0 yang sedang berlangsung.

Dan pandemi Covid-19 yang dialami saat ini, ujarnya menuntut semua agar mampu berinteraksi dan berkomunikasi secara efektif.

“Diperlukan strategi yang tepat dalam menghadapinya, yakni perubahan pola pikir, budaya kerja, dan cara kerja. Dengan sikap optimis, kreatif dan tangguh sehingga tantangan dan krisis menjadi peluang,” paparnya.

Isran menambahkan di era Industri 4.0 ini penyelenggaraan pemerintah dituntut menjawab kebutuhan pelayanan bagi masyarakat didukung data dan informasi yang cepat dan tepat serta dapat diakses kapan dan di mana saja.

“Sinergitas program pembangunan antar perangkat daerah, diyakini keterbatasan tidak menjadi kendala dalam pencapaian target pembangunan daerah,” ungkap Isran Noor. (humasprovkaltim)

Hari Kesehatan Nasional ke-56, Jangan Lupa 3M

Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengikuti upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-56. Upacara bertema satukan tekad menuju Indonesia sehat tersebut digelar secara virtual dari Jakarta yang dipimpin oleh Kementerian Kesehatan.

Adapun Gubernur Kaltim Isran Noor, Asisten III Administrasi Umum Fathul Halim, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Padilah Mante Runa, dan forkopimda mengikuti upacara secara daring di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (12/11/2020).

Dalam rangkaian peringatan HKN dengan sub tema jaga diri, keluarga dan masyarakat, selamatkan bangsa dari pandemi Covid-19, Gubernur Kaltim Isran Noor menyerahkan juara 1, 2 dan 3 kawasan tanpa rokok (KTR). Juara 1 KTR diraih oleh Rumah Sakit Atma Husada Mahakam, juara 2 diraih oleh Sekretariat Daerah Kaltim, dan juara 3 diraih oleh Dinas Kesehatan Kaltim.

Peringatan juga dirangkai dengan menyapa Panti Werdha dan Pondok Pesantren Hidayatullah Samarinda secara virtual. Mewakili Gubernur Kaltim, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Padilah Mante Runa mengimbau untuk selalu menjaga kesehatan.

“Untuk anak-anakku, jangan lupa 3M. Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” tutur Padilah ketika menyapa santri secara virtual.

Padilah menekankan imbauan tersebut agar terhindar dari tertularnya Covid-19. Dia berharap pandemi ini segera berakhir.

Gubernur Tunjuk Zaina Yurda Jadi Plt Kepala DKP3A Kaltim

Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, menunjuk Sekretaris Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Zaina Yurda sebagai sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas KP3A Kaltim.

Gubernur Kaltim menunjuk Zaina Yurda selaku Plt. Kepala Dinas KP3A Kaltim terhitung sejak tanggal 5 November 2020. Penunjukan Zaina Yurda berdasarkan Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor 821.2/III.2-6603/TUUA/BKD/2020.

Setelah menerima Surat Perintah Pelaksana Tugas (SPPT) Kepala Dinas KP3A Kalimantan Timur, Zaina Yurda, pada Kamis 5 November 2020, langsung melakukan rapat koordinasi internal di Kantor DKP3A Kaltim.

Dalam rapat tersebut Zaina Yurda menekankan sejumlah program kerja prioritas yang akan dilaksanakannya. Dan penuntasan program kerja APBD 2020.

Pemprov Kaltim Apresiasi OPD dengan Realisasi Serapan Anggaran Tertinggi

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kaltim menyerahkan penghargaan kepada tiga organisasi perangkat daerah (OPD) yang realisasi serapan anggarannya tertinggi di lingkup Pemprov Kaltim.

Penghargaan diserahkan Gubernur Kaltim H Isran Noor saat Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi Percepatan Penyerapan Anggaran (TEPRA) Kaltim tahun 2020 di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (05/11/2020).

Penghargaan diberikan kepada RSUD Abdul Wahab Syahranie (AWS) Samarinda sebagai OPD peringkat pertama yang  penyerapan anggarannya  tertinggi per 31 Oktober 2020. Disusul RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda dan Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim sebagai peringkat  kedua dan ketiga.

Penyerahan disaksikan Sekdaprov Kaltim HM Sa’bani, Asisten Administrasi Umum HS Fathul Halim, Kepala BPKAD Sa’aduddin, Karo Adbang Fadjar Djojoadikusumo, Plt Inspektorat Wilayah Muhammad Kurniawan serta seluruh OPD di lingkup Pemprov Kaltim secara virtual.

Gubernur Isran Noor mengapresiasi capaian OPD dan meminta agar program-program yang dilaksanakan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat  di Kaltim.

“Setiap OPD selalu saya ditekankan untuk memaksimalkan program yang berimbas pada serapan anggaran. Walaupun masih ada OPD yang belum maksimal baik dana APBN maupun APBD. Karena itu harus dilakukan evaluasi agar kedepan tidak terjadi lagi,” pesan Gubernur Isran Noor.

Sementara Kepala Bappeda Provinsi Kaltim Dr H Aswin sebagai Ketua TEPRA Kaltim memaparkan perkembangan realisasi anggaran per 31 Oktober 2020, yaitu posisi TEPRA Kaltim berada pada urutan ke delapan nasional, dan sebagian besar berada diatas  rata-rata nasional.

Tingkat penyerapan anggaran OPD per 31 Oktober 2020 untuk 61,01 persen sampai 100 persen sudah dilaksanakan 14 OPD antara lain RSUD AWS Samarinda, RSJD AHM Samarinda, DKP3A, Dishub. Satpol PP,  Biro PPOD, Disbun, Dinsos, Disnak Keswan, Bakesbangpol, DKP, DPMPD, Disnakertrans dan DLH).

Kemudian serapan 56,10 persen –  61 persen ada 13 OPD. Serapan 51, 01 persen – 61 persen ada 8 OPD. Saat ini masih ada 11 OPD yang penyerapan anggaran masih dibahwa  0-51 persen.