PHI Ke-90, Ketahanan Keluarga Perlu Terus Dikampanyekan

By: dela dkp3a
Selasa, 18 Des 2018
42 pembaca
Samarinda --- Memperingati Hari Ibu ke 90 Tahun 2018, Pemprov Kaltim melalui Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim menginisiasi rangkaian Peringatan Hari Ibu, berlangsung di Ruang Serba Guna Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (18/12).

Gubernur Kaltim Isran Noor melalui Kepala Dinas KP3A Kaltim Halda Arsyad, dalam amanatnya mengatakan di Indonesia, Peringatan Hari Ibu tidak hanya dirayakan oleh kaum perempuan di pemerintahan tetapi juga oleh berbagai kalangan di masyarakat termasuk kaum laki-laki.

“Hal ini membuktikan adanya kebersamaan dan saling dukung, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu ikatan keluarga dan kekeluargaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Hal ini sejalan dengan tema yang usung pada Peringatan Hari Ibu Tahun 2018 yaitu Bersama Meningkatkan Peran Perempuan dan Laki-Laki Dalam Membangun Ketahanan Keluarga Untuk Kesejahteraan Bangsa.

Ketahanan keluarga perlu terus dikampanyekan karena masalah-masalah sosial seperti kekerasan dalam rumah tangga, trafficking, pornografi dan porno aksi, infeksi menular penyakit seks, HIV/AIDS, narkoba, kriminalitas dan lainnya disebabkan karena runtuhnya pondasi ketahanan dalam keluarga.

“Untuk itu mari kita tingkatkan ketahanan keluarga dengan penananman nilai-nilai, karakter dan budi pekerti dalam keluarga, ditambah dengan menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” imbuh Halda.

Halda melanjutkan, perlibatan semua unsur masyarakat dan multi stakeholder sangat diperlukan, termasuk peran laki-laki dalam kampanye / gerakan untuk mendukung percepatan kesetaraan gender. He For She menjadi salah satu komitmen global yang harus digelorakan dalam mewujudkan katahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa.

Hal ini menunjukkan sikap dan komitmen pemerintah Indonesia yang bersungguh-sungguh dan serius dalam menempatkan isu perempuan dan anak sebagai salah satu prioritas pembangunan.

Ia berharap, dengan Peringatan Hari ibu dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa dan negara untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, berkepribadian berlandaskan nilai-nilai Pancasila demi terwujudnya kesejahteraan bangsa.

Dalam kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian bingkisan kepada tokoh sesepuh perempuan yang telah berkiprah di Kaltim dalam peningkatan pemberdayaan perempuan antara lain, drg. Astuti Haryani, Evelyn Saini, Sutarnyoto, Fatimah Ibay dan Ani Juwairiyah.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 250 peserta terdiri dari Tim Penggerak PKK Kaltim, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kaltim, Persit Dharma Pertiwi Chandra Kartika Koorcab Samarinda, Bhayangkari, Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Kaltim, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Wanita, Lembaga Swadaya dan Organisasi Kemasyarakatan. (DKP3AKaltim/rdg)

Keterangan Foto : Kepala Dinas KP3A Kaltim Halda Asyad bersama Ibu Gubernur Kaltim Norbaiti dan Ibu Wagub Kaltim Erni Makmur, usai memberikan bingkisan kepada tokoh perempuan Kaltim.