Bravo, Kaltim Naik Tingkat Raih Penghargaan APE 2018

By: dela dkp3a
Sabtu, 22 Des 2018
60 pembaca
Jakarta --- Kabar menggembirakan datang dari gelaran Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018. Bertempat di Istana Wakil Presiden, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi di dampingi Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad, menerima Penghargaan APE 2018, Rabu (19/12). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (PPPA), Yohana S Yembise secara simbolis.

APE diberikan oleh pemerintah kepada Kementerian atau Lembaga yang memiliki komitmen dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam program dan kegiatan kementerian/lembaga, serta memiliki inovasi dalam penerapan kesetaraan gender, serta melakukan pembinaan Pengarusutamaan Gender (PUG) kepada K/L lainnya dan pemerintah daerah.

Pada tahun 2016, Kaltim mendapatkan peringkat Pratama dan pada tahun 2018 telah meningkat menjadi Madya. “Kita berharap pada kesempatan selanjutnya dapat meningkat lagi tentunya dengan melibatkan lintas sektor dalam menekan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Halda.

ini menggambarkan komitmen Kaltim dalam pelaksanaan pembangunan dengan strategi PUG salah satunya dengan berupaya mencari berbagai strategi dalam menggerakkan seluruh potensi untuk mengintegrasikan gender di berbagai program, kegiatan, membangun komitmen, menetapkan kebijakan serta kelembagaan guna peningkatan capaian kesetaraan gender di Kaltim khususnya melalui nilai Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

Halda menyampaikan, terdapat tujuh prasyarat yang menjadi indikator penilaian pada APE, antara lain komitmen, kebijakan, kelembagaan SDM dan anggaran, data, sistem informasi, metode serta peran masyarakat dan dunia usaha.

“Selain itu, komitmen Pemerintah Kaltim dalam mengintegrasikan gender dimandatkan dalam RPJMD 2013-2018 Bab VI pada Strategi dan Arah Kebijakan dilanjutkan dengan komitmen Gubernur baru yang menuangkan isu gender dalam visi misi Berdaulat dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing, terutama perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas dengan program unggulan peningkatan kapasitas perempuan, pemuda dan difabel serta perlindungn anak,” tutur Halda.

Penghargaan APE diberikan kepada 9 (sembilan) Kementerian/Lembaga, 22 Pemerintah Provinsi dan 159 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, terdiri dalam 4 (empat) kategori, yakni kategori Pratama, diberikan kepada 2 Provinsi, dan 44 Kabapaten/Kota. Kategori Madya, diberikan kepada 1 Kementerian, 8 Provinsi, dan 75 Kabupaten/Kota. Kategori Utama, diberikan kepada 1 Kementerian, 8 Provinsi, dan 36 Kabupaten/Kota. Sedangkan kategori tertinggi Mentor diberikan kepada 6 Kementerian/Lembaga, 4 Provinsi dan 4 Kabupaten/Kota.

Pemberian penghargaan APE 2018 merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-90 Tahun 2018. Selain penghargaan APE, Kemen PPPA juga memberikan penghargaan khusus kepada Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani yang telah berperan aktif dalam menggerakkan strategi pengarusutamaan gender dalam pembangunan bangsa.

Selain pemberian penghargaan APE, diberikan pula penghargaan kepada Pengelola dan Kelompok Bina Keluarga Balita yang diberikan atas dukungan dalam pemenuhan hak tumbuh kembang anak, Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) yang diberikan atas dukungan dalam meningkatkan ekonomi keluarga menuju keluarga sejahtera, Rumah Sakit Sayang Ibu dan Balita (RSSIB) dan Kecamatan Sayang Ibu (KSI) yang diberikan atas dukungannya dalam penurunan angka kematian Ibu dan Bayi, serta Penghargaan Perusahaan Terbaik Pembina Tenaga Kerja Perempuan yang diberikan atas partisipasi Perusahaan dalam mendukung hak-hak pekerja perempuan. (DKP3AKaltim/rdg)