Bravo !!! Kaltim Raih Peringkat 2 Nasional Kepemilikan Akta Kelahiran

By: dela dkp3a
Senin, 07 Mei 2018
145 pembaca
Samarinda - RPJMN 2015–2019 mengamanatkan pencatatan kelahiran khususnya bagi anak sebagai salah satu agenda prioritas nasional dengan target minimal 85% anak memiliki akta kelahiran pada tahun 2019. Sementara target Kinerja Capaian Kepemilikan Akta Kelahiran Anak yang ditetapkan oleh Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada tahun 2018 adalah 90 % anak memiliki Akta Kelahiran.

Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arief Fakrulloh, mengungkapkan secara nasional prosentase cakupan akta kelahiran anak, posisi sampai dengan bulan Maret 2018 menggunakan DKB semester 2 tahun 2017 bulan Desember secara nasional, cakupan akta kelahiran telah mencapai 88.66%. Artinya target RPJMD Nasional sampai 2019 sudah tercapai.

Disampaikan pula untuk kabupaten/kota yang belum herhasil memenuhi target agar membuat program yang fokus yaitu "Program Semua Murid Sekolah Dapat Akta" bekerjasama dengan SD, SMP, SMA/SMK, MIN, MTS dan MAN serta pelayanan pada hari sabtu minggu dan libur lainnya,

Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Halda Arsyad mengatakan Provinsi Kalimantan Timur berada di peringkat ke 2 Nasional untuk capaian kepemilikan dokumen kependudukan sebesar 103,69 persen.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten/kota beserta jajarannya atas kontribusi nyata, kerja keras dan kerja cerdas dalam meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan khususnya Akta Kelahiran Anak,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, ini akan semakin memacu kinerja penyelenggaraan kependudukan dan pencatatan sipil di daerah serta komitmen untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dan membahagiakan masyarakat.

Sementara itu, Kasubbid Bina Aparatur Pendaftaran Penduduk (BAPP) Sulekan, menyampaikan untuk prioritas kedepan akan lebih dioptimalkan perekaman dan pencetakan KTP el di daerah.

“Sehingga semua penduduk wajib KTP el telah melakukan perekaman dan telah memiliki KTP el sebagai bukti identitas diri keabsahan sebagai warga negara dan akses pelayanan publik,” katanya.

Dengan jiwa korsa Jajaran Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota se Kaltim siap dan berkomitmen mewujudkan target kinerja penyelenggaraan kependudukan dan pencatatan sipil dan mensukseskan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) di Provinsi Kalimantan Timur.

Untuk ranking provinsi itu sendiri adalah sebagai berikut, Jambi cakupan akta kelahirannya sudah 106,79 %. Kemudian Kalimantan Timur 103,69%, DKI Jakarta 101,29%, Lampung 97,85%, Gorontalo 95,96%, Jawa Barat 95,23%, Sulawesi Utara 94,37%, Jawa Tengah 93,89%, Kalimantan Tengah 93,37% dan Bengkulu 92,49%.

Di Sulawesi Tenggara, cakupan akta kelahirannya cukup menggembirakan sudah mencapai 92,40%. Sementara di Sumatera Selatan mencapai 91,94%, di DIY Yogyakarta 91,82%, Bangka Belitung mencapai 91,60% dan NTB 90,47%. Sedangkan di Kalimantan Selatan cakupannya sudah 90,10%, di Sumatera Barat mencapai 88,28%, Bali mencapai 87,99%, Jawa Timur 86,18%, Kalimantan Barat 85,59%, Kepulauan Riau 84,84%, Kalimantan Utara 84,03%, Aceh 83,83%, Sulawesi Selatan 83,01%, Sulawesi Barat 82,79%, Sumatera Utara 81,73%, Banten 78,24%, Riau 78,17%, Maluku Utara 77,19%, Sulawesi Tengah 76,68%, NTT 69,93%, Maluku 56,24% dan Papua Barat 50,29%. Yang masih sedikit Papua. Cakupan akta kelahiran yang dicapai Papua 44,78%. (dkp3a/rdg)