Bangun Komitmen Bersama Dorong Masyarakat Peduli Permasalahan PPPA

By: dela dkp3a
Senin, 01 Okt 2018
35 pembaca
Samarinda --- Berbagai praktek buruk yang mengancam hak-hak perempuan dan anak masih terjadi sampai saat ini. Mulai dari banyaknya pekerja anak, perkawinana anak, trafficking, perlakukan tidak adil terhadap perempuan dan anak dan sebagainya. Dalam kurun waktu dua dekade terakhir, isu tentang PPPA di Indonesia mulai menjadi perhatian berbagai kalangan, baik nasional maupun internasional.

Menyadari berat dan kompleksitas persoalan yang dihadapi perempuan dan anak saat ini, serta untuk memastikan bahwa program unggulan Three Ends dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuannya, Kementerian PPPA bekerjasama dengan Dinas Kependudkan Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Bagi Anggota Forum Puspa se-Kaltim tahun 2018.

Kabid PPPA Dinas KP3A Kaltim sekaligus sebagai ketua panitia dalam kegiatan ini Noer Adenany, dalam laporannya mengatakan tujuan pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan hubungan antar unit kerja PPPA daerah, LM, dunia usaha dan media untuk percepatan dan efektifitas mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak Indonesia.

“Membentuk Forum Puspa tingkat kabupaten/kota yang belum terbentuk dan merumuskan Rencana Aksi Bersama dalam mendukung program unggulan Three Ends,” ujarnya.

Ia juga berharap, terbangunnya komitmen bersama dalam mendorong masyarakat agar lebih peka dan peduli terhadap permasalahan PPPA yang terjadi disekitarnya.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Selyca Mulia Samarinda, Senin (1/10). Diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari unit kerja PPPA kabupaten/kota, dan Forum Puspa provinsi dan kabupaten/kota. (DKP3AKaltim/rdg)